Baca Juga
Loading...
Friday, April 21, 2017

Destinasi Seru Pulau Rinca ini, Wajib Dikunjungi Para Phobia Reptil

Friday, April 21, 2017
Pulau Rinca - Bentangan alam Indonesia dari timur tak habis-habisnya membius para pegiat wisata atau yang biasa disebut traveler maupun backpacker, tak hanya keindahan lokasi gugusan pulau, air terjun, ataupun pegunungan. Ternyata fauna reptil yang satu ini menjadi daya tarik tersendiri bagi semua pengunjung kisaran wisata labuan bajo, salah satunya di Pulau Rinca.
keindahan pulau rinca menjadi saksi sejarah bertahan hidup kadal raksasa selain di habitat Taman Nasional Komodo yang masuk sebagai 7 keajaiban dunia, mau tahu?
Sumber gambar: wikipedia.org
Selain terdapat di taman nasional pulau komodo, reptil yang selalu menggoyangkan lidah setiap 1,5 detik sekali ini diketahui beranak anak pinak juga di sekitaran pulau rinca, dan menurut data yang dirangkum dari berbagai sumber, ternyata jumlah komodo tersebut lebih banyak dari yang bermukim di Taman Nasional Pulau Komodo.

“Apalagi jika kalian setelah membaca tulisan ini langsung pergi menuju ke Pulau rinca, maka akan bertambah satu lagi jumlah komodonya, Maaf bercanda”
Oleh sebab itu pulau rinca menjadi pilihan destinasi dari beberapa kalangan yang penasaran dengan Kadal Raksasa “Komodo”, yang mungkin para penggila berfoto dan peselfie ria dapat memanfaatkan alam savana dan lekukan rangsangan indah pulau tersebut sebagai background foto epic untuk dipamerkan ke instagram?
keindahan pulau rinca menjadi saksi sejarah bertahan hidup kadal raksasa selain di habitat Taman Nasional Komodo yang masuk sebagai 7 keajaiban dunia, mau tahu?
Sumber Gambar: flickr.com
Sah-sah saja, karena kenyataannya memang seperti itu, sedikit berbeda dari lokasi pulau komodo yang lebih dominan dengan susunan padat pepohonan hutan sebagai habitat asoy para kawanan komodo untuk ngadem secara berkelompok, jadi agak sedikit sulit untuk berselfie? mungkin...

Perlu diketahui juga perbedaan komodonya juga terlihat dari ukuran gagah atau besar itunya komodo, maksudnya tubuh komodo yang lebih besar akan banyak ditemui pada sekitaran pulau komodo dari pada di pulau rinca yang hanya ramai dirayapi oleh kuasa komodo diet, alias kalah gede.
keindahan pulau rinca menjadi saksi sejarah bertahan hidup kadal raksasa selain di habitat Taman Nasional Komodo yang masuk sebagai 7 keajaiban dunia, mau tahu?
Sumber Gambar: flickr.com
Menilik lebih dalam mengenai syahwat keindahan pulau rinca, tentu tak lepas dari peran Selat Molo sebagai bumbu indah pemisah pulau flores dan pulau rinca, sehingga dikarenakan keterpisahan alami tersebut membuat bertemu akurnya Samudra hindia dan pasifik, hal tersebut menjadikan lokasi pulau rinca menjadi indah untuk membuai siapa saja yang mengunjunginya.

Oleh sebab itu pulau rinca semakin membuat candu bagi pengunjung untuk kembali berburu pemandangan indah nan eksotis tersebut, dan berharap menjadi penemu spot indah di pulau ini, lalu membagikan hasil buruan foto tersebut ke Sosial media dengan hashtag #selatmolo #pulaurinca #flores dan lain sebagainya, indahnya berbagi?
keindahan pulau rinca menjadi saksi sejarah bertahan hidup kadal raksasa selain di habitat Taman Nasional Komodo yang masuk sebagai 7 keajaiban dunia, mau tahu?
Sumber Gambar: flickr.com
Laut biru, hamparan savana luas dan kawanan komodo menjadi pemikat pada lokasi pulau rinca yang terletak di provinsi nusa tenggara timur ini.

Terletak dilokasi wisata Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat. Pulau Rinca menjadi salah satu pilihan epic wisatawan dalam berburu wisata indah, namun dibalik keindahan tersebut, para pengunjung harus melewati beberapa rintangan perjalanan yang mungkin cukup melelahkan, berikut informasi tracking dalam menuju Pulau Rinca.
Sama kerennya, baca juga: Inilah Air Terjun Tertinggi di Indonesia Yg belum Terekspos
Bagi kalian yang ingin langsung mengunjungi Pulau Rinca setelah membaca artikel ini, kalian dapat memilih 3 jalur yang cocok menurut kalian:
  1. Pengunjung dapat menempuh perjalanan melalui jalur udara, dengan start dari bandara ngurah rai Bali hingga ke Bandara komodo, penerbangan ini akan memakan waktu 30 – 45 Menit, tergantung sikon. ( Update: telah dibuka jalur penerbangan Jakarta – Labuan Bajo dengan lama penerbangan 1 – 2 Jam, budget Rp. 1.500.000 per orang )
  2. Selain dengan jalur udara, kalian juga bisa menggunakan jalur darat dari kota Denpasar Bali langsung menuju Labuan Bajo, namun walaupun dikatakan jalur darat, tetap saja menggunakan penyebrangan ferry ketika akan masuk ke provinsi Nusa Tenggara Timur.
  3. Jika menggunakan jalur laut, pengunjung diwajibkan dengan naik kapal melalui Tanjung Benoa, bali hingga ke Labuan Bajo, yang dapat memakan waktu perjalanan hingga 1 Harian.

Setelah pengunjung sampai di Labuan Bajo, dapat langsung meneruskan perjalanan ke Pulau Rinca melalui penyebrangan menggunakan kapal motor yang dapat memakan waktu 2 – 3 Jam “tergantung kondisi”.

Untuk perihal harga sewa kapal motor tersebut, dapat pengunjung lakukan negosiasi demi langkah penghematan, namun untuk kisaran harga pastinya mencapai 3 – 5 Juta tergantung dengan jenis fasilitas yang ada di kapal motor, dengan muat tampung kapal motor hingga 15 orang penumpang.

Dalam perjalanan di kapal motor tersebut, kalian akan disuguhi panorama indah gugusan pulau, batu karang dan pemandangan indah laut lainnya, yang tentu akan membuai jiwa selama berjam-jam melakukan penyebrangan.

Ketika sampai di muka gerbang Pulau Rinca, sempatkanlah untuk berfoto ria pada kayu yang bertuliskan “Selamat datang di Loh Buaya”, yang pastinya bercampur horror dan seru karena membaca kata “buaya” tersebut. 
keindahan pulau rinca menjadi saksi sejarah bertahan hidup kadal raksasa selain di habitat Taman Nasional Komodo yang masuk sebagai 7 keajaiban dunia, mau tahu?
Sumber Gambar: goodnewsfromindonesia.id
Jangan shock, melompat atau  kaget menahun ketika dibeberapa meter dekat pengunjung terdapat selayang pandang komodo yang mengolok-ngolok sembari memainkan lidah cabang dua. Itu pertanda pengunjung disambut baik oleh para kawanan komodo sekitar, Mungkin ?
keindahan pulau rinca menjadi saksi sejarah bertahan hidup kadal raksasa selain di habitat Taman Nasional Komodo yang masuk sebagai 7 keajaiban dunia, mau tahu?
Sumber Gambar: imgrum.com
Pada bagian inilah yang ditunggu-tunggu setiap pengunjung, yaitu pengunjung akan melakukan perjalanan menyusuri kandang/sarang Komodo.

Namun sebelum melakukan perjalanan atau trekking, pengunjung dipastikan untuk terlebih dahulu melakukan pembayaran administrasi yang sebesar Rp 26.000, dengan rincian:
  1. Karcis masuk pengunjung sebesar Rp 2.000
  2. Karcis masuk kendaraan air Rp 4.000
  3. Tourism fee for conservation “mungkin biaya konversi alam komodo” sebesar Rp 10.000
  4. Terakhir, tanda masuk obyek wisata dari Pemkab Manggarai Barat, sebesar Rp 10.000

Catatan: Sewaktu-waktu harga dapat berubah, yang pastinya melesat naik dari sebelumnya.
Setelah menyelesaikan administrasi, maka pengunjung akan ditemani oleh para Ranger “sebutan pawang komodo”, hukumnya wajib bagi pengunjung untuk membawa ranger. Jika tidak, tanggung sendiri akibatnya.

Jangan aneh jika melihat ranger selalu membawa kayu yang mirip gagang kayu ketapel seperti huruf Y, karena itulah primer weapon untuk melumpuhkan Sang komodo jika kedapatan menyerang. “Nelen liur bentar”.
keindahan pulau rinca menjadi saksi sejarah bertahan hidup kadal raksasa selain di habitat Taman Nasional Komodo yang masuk sebagai 7 keajaiban dunia, mau tahu?
Sumber Gambar: m.kompasiana.com
Waktu perjalanan yang akan kalian tempuh dari Gerbang Loh Buaya hingga ke Pulau Rinca adalalah 1 – 2 Jam perjalanan.

Setelah sampai di Pulau Rinca, bohong jika pengunjung merasa tak takjub melihat sekumpulan komodo, yang dimulai dari bayi, anak-anak, remaja, tua dan gangster para Komodo setempat.

Jangan panik dengan kondisi keamanan rest point setempat, karena rata-rata penginapan yang ada menggunakan rumah panggung, yang cukup tinggi untuk menghindari serangan dadakan dari salah satu komodo stress.

Jika pada pagi hari kalian melihat kebawah rumah panggung, akan terlihat gaya mager “malas gerak” Komodo dibawah sana. Tapi jangan salah kaprah dulu, Komodo tersebut terlihat seperti pemalas, dikarenakan sedang melakukan ritual kamuflase terhadap lingkungannya, jika terdapat mencium bau amis darah, Sang Komodo tersebut akan bergerak cepat memangsa bau amis tersebut dengan kejam bin brutal #bomm ….
keindahan pulau rinca menjadi saksi sejarah bertahan hidup kadal raksasa selain di habitat Taman Nasional Komodo yang masuk sebagai 7 keajaiban dunia, mau tahu?
Sumber Gambar: rumah-kita-dunia-kita.blogspot.com
Selain panorama Komodo setempat, jangan lupa juga kalian untuk mengunjungi bukit yang mengelilingi pulau tersebut, agar kalian mendapatkan bonus plus plus panorama keindahan Pulau Rinca dari ketinggian, di jamin akan membuat Takjub. Percayalah…
keindahan pulau rinca menjadi saksi sejarah bertahan hidup kadal raksasa selain di habitat Taman Nasional Komodo yang masuk sebagai 7 keajaiban dunia, mau tahu?
Sumber Gambar: 1001wisata.com
Oleh sebab itu bagi kalian yang tertarik dengan tantangan, sekaligus berburu langsung nuansa indah nan eksotik kumpulan komodo, pulau rinca merupakan salah satu wisata yang wajib dikunjungi ketika sampai di lokasi wisata Labuan Bajo.

Bagi kalian yang ingin mengunjungi pulau rinca namun belum mengetaui akses atau malu-malu untuk mengeksplore sendiri, kalian bisa menyewa guide dari travel agent terdekat yang ada di Labuan Bajo atau sekitarnya.

Selain pulau rinca, sekitaran labuan bajo juga menyajikan pesona wisata lainnya, seperti Manta point, pantai pink, pulau padar, pulau kelor, pulau kambing, pulau bidadari, pulau kanawa, gili laba, pulau kalong dan pokoknya masih banyak lagi.

Sungguh indahnya lokasi wisata Labuan Bajo ini, ayo ajak saudara, teman, pacar dan kerabat kalian untuk segera berlibur di Pulau Rinca, dijamin menjadi kenangan yang tak terlupakan. “Golden Ways”.

Sekian informasi destinasi wisata Pulau Rinca dan pengenalan terhadap Komodo setempat, semoga berguna bagi kalian yang mencari referensi terkait wisata alam Labuan Bajo. Kurang dan lebihnya pada tulisan ini mohon dimaafkan, akhir kata sekian terima kasih.

0 komentar:

Post a Comment

Setiap komentar yang masuk, akan melalui proses moderasi, oleh sebab itu berkomentarlah dengan cerdas dan sesuai akhlak yang berlaku

 
Toggle Footer