Baca Juga
Loading...
Wednesday, October 12, 2016

Kisah Pengalaman Traveling Ke Air Terjun Berawan - Bumi Sebalo

Wednesday, October 12, 2016
Air Terjun Riam Berawan, Kec Seluas - Masih tetap di tema wisata alam air terjun Riam Berawan atau Berawat’n, pada kali ini Travedisi akan membagikan beberapa pengalaman kunjungan yang TravedisiCREW alami dan rasakan, baik senang, seru, suka dan tak menutup kemungkinan dengan adanya sedikit duka.

Diharapkan bagi Anda yang memang belum mengetahui tentang apa itu Riam Berawan? silahkan baca dulu artikel sebelumnya yang berjudul Selayang Pandang Pesona Alam Air Terjun Riam Berawan Setelah itu lanjutkan kembali membaca artikel ini :).
Cerita pengalaman traveling para Travedisi Crew ketika mengunjungi Air Terjun Riam Berawan,Dusun Melayang,Kec Seluas,Kab Bengkayang,Kalimantan Barat,Seru Kocak
Air Terjun Berawat'n - 75 Meter.
Dokumen Pribadi
Kami yang tergabung dari 12 orang ( 9 lelaki dan 3 wanita ) menamai team atau komunitas kecil Travedisi sebagai TravedisiCREW, sesuai dengan nama blog traveling ini, sebenarnya masih banyak para Crew dibelakang layar yang pada saat itu belum memiliki waktu luang untuk melakukan trip ke Riam Berawan.
Cerita pengalaman traveling para Travedisi Crew ketika mengunjungi Air Terjun Riam Berawan,Dusun Melayang,Kec Seluas,Kab Bengkayang,Kalimantan Barat,Seru Kocak
Diambil ketika perjalanan Pulang Menuju Kota Bengkayang.
Dokumen Pribadi
Spoiler Nama Crew: Guido - Egi - Jackie - Wawan - Gio - Andre - Ray - Didi - Hana - Lia - Dewi - Seto
Singkat cerita, kami telah sepakat untuk melakukan pertualangan menuju Riam Berawan pada tanggal 1 – 2 Oktober 2016, yang mana tepat sekali pada waktu weekend yaitu sabtu dan minggu.

Rencana awal kami pada saat itu, akan berangkat menuju Kab Bengkayang pada pukul 18:15 WIB ( Sabtu 1 Oktober 2016 ).
Mengapa bisa selarut itu keberangkatannya?
Hal tersebut dikarenakan masih menanti beberapa Crew yang belum pulang dari kerja dan kesibukan lainnya, namun dikarenakan terdapat persoalan lain, membuat salah satu Crew kami molor terhadap waktu yang telah disepakati bersama.

Alhasil waktu keberangkatan menjadi molor selama 2 Jam, selama 2 jam pula kami 10 orang yang menunggu tersebut terpaksa luntang-lantung karena menunggu.

Pada pukul 19:45 WIB akhirnya datang juga salah satu Crew yang ditunggu-tunggu tersebut, sebutnya saja namanya Egi :) , berdalih karena macet, kami semua memaklumi hal tersebut, karena memang jika sudah malam minggu daerah Pontianak dan sekitarnya akan mengalami macet, mungkin dikarenakan banyaknya jomblo yang berkeliaran.

Sebelum melakukan keberangkatan, kami pun melakukan pengecheckan pada masing-masing perlengkapan dan berdoa bersama agar sampai tujuan dengan selamat.

Jam 20:02 WIB kami semua lepas landas dari daerah Siantan melewati gerbang selamat jalan/datang Kota Pontianak, cuaca pada malam itu sebenarnya sudah tidak bersahabat, dalam artian mendung dan sangat berpotensi sekali untuk hujan.

Selang beberapa menit dalam perjalanan, kami pun melakukan persinggahan di daerah Jungkat, untuk menjemput salah satu Crew yang sudah menanti selama 3 Jam atas kedatangan kami, sebut saja namanya Lia, kami pun memaklumi dengan sedikit berangnya beliau, sewaktu beliau membalas chating grup dengan sedikit emosi, dan hampir-hampir tidak ingin pergi karena molornya waktu tersebut.

Namanya juga menjaga kekompakan dan kebersamaan, kami harus mengambil peran untuk mendinginkan kondisi pada saat itu.

Setelah anggota 12 orang terlengkapi dengan 6 kendaraan bermotor, kami pun langsung tancap gas menuju tujuan awal perjalanan kami.

Daerah Karangan menjadi (Rencana) Rest Point yang akan kami tuju setelah melakukan pengisian BBM di Pom Bensin Sungai Pinyuh.

Namun sialnya, belum saja kami sampai di Karangan, kami telah di guyur hujan ketika sampai di daerah Sungai Pinyuh, walaupun tidak terlalu deras, namun guyuran hujan tersebut berhasil membuat sepatu dan celana kami basah kuyup.

Sesampainya di Pom Bensin, hujan pun sedikit mereda, terlihat hanya gerimis mengundang pada malam itu, kami pun sedikit lega dengan semua itu.

Setelah semua motor tuntas melakukan pengisian BBM, kami langsung tancap gas kembali menuju Rest Point yang telah ditentukan sebelumnya, namun sialnya lagi, kami terguyur hujan kembali ketika kami sampai di daerah yang penuh dengan jalan gelombang, yaitu Anjungan.

Kali ini hujan nya tak main-main, dapat dikatakan cukup deras, lalu kami pun sepakat untuk melakukan persinggahan di salah satu warung warga setempat ( Anjungan - Toho ) yang sudah tutup pada malam itu, pemberhentian tersebut dilakukan pada pukul 21:20 WIB.

Suasana sepi dan lampu yang temaram menjadi saksi kami dalam menahan dingin yang meresap disekujur tubuh kami, walau demikian kami tak pasrah akan keadaan dingin tersebut, kami saling melempar guyonan dan candaan agar tetap menjaga mood positif kami.

Sepertinya? hujan ini akan awet dalam beberapa jam kemudian, dan setelah diterawang ? ternyata rintik-rintik hujannya tidak terlalu deras, walau pada akhirnya kami basah kuyup juga setelah melaluinya.

Pukul 21:45 WIB, kami kembali melanjutkan perjalanan menuju  Bengkayang, yang memang masih belum sampai pada separuh perjalanan, dengan kecepatan 50 – 60 KM/jam kami melakukan konvoi dalam satu baris.

Menjadi pemandangan yang indah jika dilihat sekilas, belum lagi dengan penerangan motor kami yang menghiasi gelapnya alam hutan sekitar.

Ada yang bernyanyi, bersorak, dan berjoged-joged di atas motor, merupakan bumbu perjalanan kami pada malam itu, tak sedikit pun kami takut terhadap Begal, apalagi Makhluk Astral ?
Karena Kompak ! kami mengalahkan kedua aura jahat tersebut.
Sebelum sampai di pasar Karangan, kami pun berhenti mendadak ketika salah satu Crew yang bernama Didi, mendatangi salah satu warkop yang masih buka pada malam itu, lalu menanyakan alamat paman nya yang diketahui nya sejak dulu telah membuka warung kopi di sekitar daerah karangan.

Padahal selidik punya selidik, si Didi ini merupakan warga asli karangan, lebih anehnya? si Didi sama sekali tidak tahu letak warung kopi yang dikelola pamannya tersebut, yang diketahui masih satu kampung halaman dengannya.
Hanya saja beliau sekarang sedang mengenyam bangku Kuliah di Kota Pontianak. Mungkin Lupa !

Oke skip ! Enggak Penting !

Setelah berputar-putar konyol mencari alamat Paman didi tersebut, kami sepakat untuk menghentikan pencarian tersebut, lalu menemukan salah satu warung kopi yang secara kebetulan menyediakan hidangan makan besar juga.
Cerita pengalaman traveling para Travedisi Crew ketika mengunjungi Air Terjun Riam Berawan,Dusun Melayang,Kec Seluas,Kab Bengkayang,Kalimantan Barat,Seru Kocak
Diambil ketika Rest Point, Daerah Karangan Jam 23:00 WIB.
Dokumen Pribadi
Pukul 23:00 WIB, kami pun menyandarkan diri di setiap bangku yang telah disediakan warung kopi tersebut, dengan menu minuman hangat yang menjadi favorit kami pada malam itu.

Dingin yang luar biasa membuat kami tak dapat berpura-pura menahan gejolak untuk menggigil. Seperti biasa, kami tetap melempar Guyonan dan humor-humor yang hanya dimengerti oleh kami para Crew, terlebih dalam kasus pencarian Paman Didi sebelumnya, benar-benar menjadi topic hangat untuk diperbincangkan, sampai-sampai perut ini menjadi sedikit Kram mendengar guyonan lucu tersebut.

Setelah beberapa jam kami istirahat dari lelah dan dinginnya perjalanan, kamipun kembali melanjutkan perjalanan.

Dalam tujuan kali ini, bukanlah ingin langsung mengunjungi Riam Berawan, akan tetapi kami semua telah sepakat untuk menginap terlebih dahulu di rumah keluarga, dari salah satu Crew yang bernama Guido.

Perjalanan masih tersisa beberapa Jam lagi, gelap nya malam tak menjadi penghalang bagi kami, dengan setianya rintik hujan yang selalu mengguyur hingga kami sampai di Rumah tujuan yang di tuju pada pukul 01:00 WIB ( Minggu, 2 Oktober 2016 ).

Ketika sampai, gelap gulita masih setia menemani daerah ini, Dusun Merah, Kec Teriak, Kab Bengkayang.

Padahal tiang listrik sudah tertancap dengan gagahnya disetiap tepian jalan yang kami lalui barusan, mengapa listrik tetap padam?

Sepertinya kedatangan kami belum diketahui oleh sang empunya rumah, wajar saja hal itu terjadi, melihat jam saja kami semua sepakat bahwa hari telah larut, ditambah kami juga belum memberikan kabar akan kedatangan kami sebelumnya, melalui telepon atau sekedar SMS, hal tersebut di rasa sangat percuma, karena daerah Dusun Merah masih dikategorikan sebagai daerah yang krisis sinyal, ada pun sinyal? masuk ke dalam kondisi yang darurat.
Semoga segera diperhatikan oleh instansi pemerintah terkait
Oleh sebab itu kedatangan kami dapat dikatakan kejutan yang dadakan.
***
Salah satu Crew bernama Guido mendekati pintu, lalu mengetuknya dengan sedikit keras, agar terdengar oleh tuan rumah alias keluarganya sendiri.

15 Menit kami menunggu, akhirnya tuan rumah datang menyambut kami dengan sedikit kaget.

“Siapa itu?”

Iya.. itulah pertanyaan pertama yang terlontar dari tuan rumah, hal tersebut dikarenakan suasana dalam gelap-gelapnya dan tak berbintang pula.

Lalu Guido pun menghampiri Bibi nya tersebut, terjadilah percakapan keakraban.

“Ya ampun… Edo rupanya… Bibi sangka siapa??, ayo masuk-masuk,, bawa teman-temanya  masuk”

Kami pun segera masuk ke dalam rumah, dan melakukan hal yang semestinya kami lakukan, ada yang mandi, langsung merebahkan badan, ada yang bertugas memasak makanan, curcol, dan lain sebagainya.
Cerita pengalaman traveling para Travedisi Crew ketika mengunjungi Air Terjun Riam Berawan,Dusun Melayang,Kec Seluas,Kab Bengkayang,Kalimantan Barat,Seru Kocak
Dikarenakan Padam Listrik, Beginilah Cara Kami Menunda Lapar.
Dokumen Pribadi
***
Kesokkan harinya !

Pada pukul 5:30 WIB separuh dari kami telah sadar dari tidur dalam jangka durasi yang cukup pendek, penulis sendiri hanya dapat memejamkan mata ketika jam sudah menunjukkan pukul 04:00 WIB. Terhitung waktu tidur kami hanya berkisar 2 - 3 Jam.
Cerita pengalaman traveling para Travedisi Crew ketika mengunjungi Air Terjun Riam Berawan,Dusun Melayang,Kec Seluas,Kab Bengkayang,Kalimantan Barat,Seru Kocak
Kilas Pandang Suasana Pagi di Dusun Merah.
Dokumen Pribadi
Kami tak ingin melewatkan suasana pagi pedesaan yang sangat sulit kami dapatkan ketika berada di Kota Pontianak.
Cerita pengalaman traveling para Travedisi Crew ketika mengunjungi Air Terjun Riam Berawan,Dusun Melayang,Kec Seluas,Kab Bengkayang,Kalimantan Barat,Seru Kocak
Hijaunya sawah menambah kesan adem para Crew.
Dokumen Pribadi
Lalu kami pun melakukan jalan santai di sekitar perkampungan, menghirup setiap udara sejuk yang menyeka penciuman, sungguh menyegarkan.

Sekitar jam 7 pagi, kami bersiap-siap untuk melakukan sarapan bersama, setelah momen sarapan pagi selesai, kami kembali bersiap-siap ke tujuan awal kami akan pergi, yaitu Riam Berawan.

Tak lupa kami pun melakukan sungkeman untuk pamit kepada Paman, Bibi dan Kakek nya Guido, sedikit haru dan bahagia ketika suasana berpamitan berlangsung.
Cerita pengalaman traveling para Travedisi Crew ketika mengunjungi Air Terjun Riam Berawan,Dusun Melayang,Kec Seluas,Kab Bengkayang,Kalimantan Barat,Seru Kocak
Kenangan Bersama Warga Setempat Dusun Merah.
Dokumen Pribadi
Terima kasih telah mau menerima kami, dan melayani kami dengan suasana harmonis
Perjalanan pun kembali kami lanjutkan dengan formasi anggota yang masih sama pada sebelumnya.

Dusun Merah, sepogot, sayun'k, hingga ke Kota Bengkayang merupakan saksi dari perjalanan ini, kurang lebih 40 menit waktu yang kami butuhkan untuk sampai ke Kota Bengkayang.
Cerita pengalaman traveling para Travedisi Crew ketika mengunjungi Air Terjun Riam Berawan,Dusun Melayang,Kec Seluas,Kab Bengkayang,Kalimantan Barat,Seru Kocak
Lokasi: Sayunk, Persiapan Menuju Pasar Kota Bengkayang.
Dokumen Pribadi
Tak lupa kami untuk singgah sejenak di salah satu area warung kopi pasar Bengkayang, demi menikmati sejuknya pagi di Kota Bengkayang.
Cerita pengalaman traveling para Travedisi Crew ketika mengunjungi Air Terjun Riam Berawan,Dusun Melayang,Kec Seluas,Kab Bengkayang,Kalimantan Barat,Seru Kocak
Suasana Ngopi Bareng di Pasar Bengkayang.
Dokumen Pribadi
Jam sudah menunjukkan pukul 09:00 WIB, kami pun segera fokus ke tujuan utama kami.
Cerita pengalaman traveling para Travedisi Crew ketika mengunjungi Air Terjun Riam Berawan,Dusun Melayang,Kec Seluas,Kab Bengkayang,Kalimantan Barat,Seru Kocak
Suasana dan aktivitas Kota Bengkayang.
Dokumen Pribadi
Untuk suasana alam setempat, daerah Kab Bengkayang memang memiliki pemandangan yang indah, selama perjalanan menuju Riam Berawan, beberapa dari kami sangat sibuk mengambil gambar pemandangan sekitar.
Cerita pengalaman traveling para Travedisi Crew ketika mengunjungi Air Terjun Riam Berawan,Dusun Melayang,Kec Seluas,Kab Bengkayang,Kalimantan Barat,Seru Kocak
Bonus Pemandangan Ketika Menuju Sanggau Ledo.
Dokumen Pribadi
Hingga sampai di daerah Sanggau Ledo pun, keindahan alam masih tak habis-habisnya memanjakan mata kami, perbukitan yang kami lalui menjadi tantangan yang begitu menyerukan, tepian jurang tidak menjadi ketakutan bagi kami, yang ada menjadi penghias alam yang sangat menarik.
Cerita pengalaman traveling para Travedisi Crew ketika mengunjungi Air Terjun Riam Berawan,Dusun Melayang,Kec Seluas,Kab Bengkayang,Kalimantan Barat,Seru Kocak
Tak henti-hentinya Bonus Pemandangan Menyapa Kami.
Dokumen Pribadi
Inilah Kec Sanggau Ledo, yang masih banyak menyimpan alam yang tersembunyi di balik hijaunya bukit dan pepohonan tropis.
Walau dari beberapa pemandangan, masih terlihat jelas perkebunan sawit yang memimpin alam sekitar. Huft !

Sebelum masuk di Kec Seluas, kami melakukan persinggahan di rumah makan yang ada di Sanggau Ledo, hal tersebut kami lakukan sebagai perbekalan kami nanti di riam berawan, tak lain dan tak bukan sebagai menu makanan tamasya di Riam Berawan nanti, yuhuuu maknyus !
Cerita pengalaman traveling para Travedisi Crew ketika mengunjungi Air Terjun Riam Berawan,Dusun Melayang,Kec Seluas,Kab Bengkayang,Kalimantan Barat,Seru Kocak
Suasana ketika membeli bekal makanan untuk tamasya.
Dokumen Pribadi
Matahari sudah tegak di atas kepala kami, namun panas yang di hasilkan tidaklah terlalu menyengat kulit, berbeda seperti yang kami rasakan ketika berada di Kota Pontianak.

Sungguh daerah yang sejuk, fikir kami pada saat itu.

Setelah urusan perbekalan makanan selesai, kami melanjutkan perjalanan ke Kec Seluas, tapi sebelumnya kami tak lupa untuk mengisi BBM, di salah pom bensin yang ada di Sanggau Ledo.

Kali ini kami memacu kendaraan lebih kencang dari sebelumnya, berharap dengan kecepatan seperti ini, kami bisa mengefisiensikan waktu menjadi lebih baik.

2 Jam sudah kami bersengit di atas kendaraan bermotor, melintasi jalan raya yang memang berada dekat di tepian jurang, rute perjalanan Kec Seluas menjadi keasyikkan tersendiri bagi kami.

Saking asyiknya memacu kendaraan tanpa hambatan ( Jalan mulus ), kami tanpa sengaja melewatkan persimpangn masuk desa untuk menuju ke Riam Berawan.

Alhasil formasi dalam konvoi berkendara menjadi sedikit semerawut, bagai bebek yang kehilangan kelompok.
Namun kekhilafan tersebut cepat tersadar oleh kami.

Wawan yang merupakan captain di perjalanan ini, kembali memimpin jalur untuk memutar ke jalan sebelumnya.
Cerita pengalaman traveling para Travedisi Crew ketika mengunjungi Air Terjun Riam Berawan,Dusun Melayang,Kec Seluas,Kab Bengkayang,Kalimantan Barat,Seru Kocak
Ini Wawan , yang paling depan.
Dokumen Pribadi
Tak sampai 5 menit kami sudah masuk di desa yang telah terpampang jelas tulisan Riam Berawan, saking panik nya? salah satu dari kami lupa mendokumentasikan plank gerbang selamat datang Riam Berawan tersebut.

Kami pun di sambut dengan baik oleh medan perjalanan off road, berdebu dan akan lebih menyerukan jika melalui medan ini pada musim hujan, pasti licin nya jalan menjadi kekalutan bagi para para pengendara.
Cerita pengalaman traveling para Travedisi Crew ketika mengunjungi Air Terjun Riam Berawan,Dusun Melayang,Kec Seluas,Kab Bengkayang,Kalimantan Barat,Seru Kocak
Jalur Off Road Pembuka, sisanya ada di video #3 Travedisi.
Dokumen Pribadi
Namun dibalik itu semua, kami semakin di manjakan dengan pemandangan alam yang luar biasa untuk di nikmati, banyak sekali perbukitan hijau yang menghiasi setiap sudut berkendara kami.

Pepohonan tropis rindang menjadi nada penyemangat kami dalam melintasi rute off road yang terdapat sedikit becek pada saat itu, tak pelak hal tersebut membuat percikan lumpur berhasil mengenai beberapa motor kami.

Bukan nya kesal, kami lebih memilih tertawa terbahak-bahak, karena memang suasana yang disajikan pada saat itu sangat beda sekali dari suasana perjalanan kota.
Ayo... main-main ke Riam Berawan, pertualangannya di jamin seru.
Pukul 13:00 lewat beberapa menit, kami sampai di Dusun Melayang, sebagai tempat pemberhentian untuk Checkpoint menuju Riam Berawan.
Cerita pengalaman traveling para Travedisi Crew ketika mengunjungi Air Terjun Riam Berawan,Dusun Melayang,Kec Seluas,Kab Bengkayang,Kalimantan Barat,Seru Kocak
Plank Nama Riam Berawan, Terletak didekat Gerbang Dusun Melayang.
Dokumen Pribadi
Cerita pengalaman traveling para Travedisi Crew ketika mengunjungi Air Terjun Riam Berawan,Dusun Melayang,Kec Seluas,Kab Bengkayang,Kalimantan Barat,Seru Kocak
Gerbang Selamat Datang Dusun Melayang.
Dokumen Pribadi
Terlihat beberapa masyarakat setempat yang kebetulan berlalu lalang di hadapan kami, melakukan senyum sapa hangat kepada kami.

Kami pun merasa senang sekali atas sambutan warga setempat yang sangat begitu ramah terhadap kami.
Cerita pengalaman traveling para Travedisi Crew ketika mengunjungi Air Terjun Riam Berawan,Dusun Melayang,Kec Seluas,Kab Bengkayang,Kalimantan Barat,Seru Kocak
Suasana adem Dusun Melayang.
Dokumen Pribadi
Menurut pengalaman, waktu yang dibutuhkan dari perjalanan jalan besar menuju dusun melayang, sekitar 30 - 40 menit, namun semuanya tergantung dari gaya berkendara.

Untuk perihal rute dan akses, Anda tak perlu takut tersesat, karena dari setiap persimpangan yang ada telah dibuat petunjuk untuk menuju ke Riam Berawan.

Dan menurut penelusuran yang telah kami lakukan, ternyata ada satu lagi riam yang bisa Anda kunjungi sebelum memasuki kawasan Riam Berawan. Namun dikarenakan papan nama petunjuk riam yang terlalu kecil dan efek lupa, penulis lupa akan nama riam tersebut.

Kembali ke Dusun Melayang !

Kami pun segera memasuki daerah dusun melayang, dan melakukan persinggahan ke salah satu rumah warga setempat, untuk menitipkan helm sekaligus melakukan kegiatan ramah tamah terhadap warga sekitarnya.

Jujur saja, respon warga Dusun Melayang terhadap para tamu / pengunjung, kami acungi dua jempol.
Jadi bagi anda yang berkunjung, dan belum tahu seluk beluk menyusuri Riam Berawan, silahkan anda bertanya langsung terhadap warga setempat, di jamin kalian akan di bimbing hingga selesai.


Bagi anda yang membutuhkan guide, anda juga bisa meminta salah satu warga setempat untuk menjadi pembimbing perjalanan Anda dan rombongan.

Karena untuk menyusuri Riam Berawan selanjutnya akan melewati medan jalan setapak yang dipenuhi beberapa hutan rindang dan kebun ladang warga setempat.

Tapi jika anda malu untuk meminta Guide terhadap warga setempat, penulis juga siap memberikan jasa sebagai Guide ke Riam Berawan. Untuk masalah harga bisa di negosiasikan. ( Aha.. Promo Detected :v )

Kembali ke penelusuran !

Setelah menitipkan helm di salah satu rumah warga Dusun Melayang,
Kami melanjutkan perjalanan dengan rute off road yang lebih menantang dari sebelumnya.
Karena yang akan kami lalui adalah melewati jalur setapak yang hanya muat untuk satu motor, itu pun harus sedikit dipaksa.
Berikut Video Dokumentasi Off Road nya:
....

Belum lagi melewati beberapa gundukan akar yang menjulang di setiap perjalanan off road tersebut.
Bukan hanya akar dan bebatuan, motor kami juga terpaksa harus menyebrangi sungai kecil yang membatasi antar dataran satu dan lainnya.

Kurang lebih 15 menit kami menelusuri jalur setapak tersebut dengan kendaraan roda dua, sesampainya di lokasi parkiran kendaraan, kami semua wajib memarkirkan semua motor kami di spot pemberhentian pengelola Riam Berawan.
Cerita pengalaman traveling para Travedisi Crew ketika mengunjungi Air Terjun Riam Berawan,Dusun Melayang,Kec Seluas,Kab Bengkayang,Kalimantan Barat,Seru Kocak
Proses Pengisian Buku Tamu dan Parkir Kendaraan.
Dokumen Pribadi
Disini kami mulai mengisi buku tamu, membayar biaya parkir yang seharga Rp 5000,- per motor, dan membaca sebuah peraturan dan larangan pengunjung yang telah tertempel di salah satu pohon dekat area parkir.
Cerita pengalaman traveling para Travedisi Crew ketika mengunjungi Air Terjun Riam Berawan,Dusun Melayang,Kec Seluas,Kab Bengkayang,Kalimantan Barat,Seru Kocak
Kertas Yang Berisikan Tentang Peraturan dan Larangan.
Dokumen Pribadi
Pendakian dengan berjalan kaki dimulai dari area parkir, kami pun di sambut lagi dengan indahnya pemandangan puncak yang kami sebut sebagai Bukit Berawan.

Sebagai tambahan informasi, lokasi bukit berawan merupakan tempat yang sangat direkomendasikan bagi para pengunjung untuk mendirikan spot camping.
Cerita pengalaman traveling para Travedisi Crew ketika mengunjungi Air Terjun Riam Berawan,Dusun Melayang,Kec Seluas,Kab Bengkayang,Kalimantan Barat,Seru Kocak
Suasana disekitar Bukit Berawan.
Dokumen Pribadi
Selain area yang lapang, pemandangan pagi hari sangatlah ditunggu-tunggu bagi para pencinta alam.
Karena setiap pagi, para pengunjung akan seperti berada di atas awan dan menyaksikan langsung pemandangan sunrise yang sulit pengunjung temukan di area perkotaan.
Cerita pengalaman traveling para Travedisi Crew ketika mengunjungi Air Terjun Riam Berawan,Dusun Melayang,Kec Seluas,Kab Bengkayang,Kalimantan Barat,Seru Kocak
Sesi Foto-foto dan Dokumentasi Lainnya di Bukit Berawan.
Dokumen Pribadi
Suasana indah bukit berawan tak kami sia-siakan begitu saja, sampai-sampai salah satu crew travedisi yang bernama Jackie sudah terlihat sibuk menyiapkan equipment dokumentasi demi mengabadikan momen indah tersebut.

Kami pun memasang aksi, dari lebay hingga yang ke alay. Sama aja SIH !!

Membuat sebuah video pendek hingga ke aksi berfoto ria menjadi bumbu keseruan kami pada saat itu.

Iya... suasana seperti inilah yang kami butuhkan dalam merefreshing otak kami yang telah dipenuhi dengan tekanan pekerjaan masing-masing.

30 Menit berlalu, awan sudah tidak cerah seperti sebelumnya, seperti nya akan terjadi hujan besar?

Dengan demikian kami melanjutkan perjalanan yang masih tersisa 30 menit lagi untuk sampai ke Riam Berawan yang bersembunyi manis di balik pesona alam Hutan Tropis Borneo.
Cerita pengalaman traveling para Travedisi Crew ketika mengunjungi Air Terjun Riam Berawan,Dusun Melayang,Kec Seluas,Kab Bengkayang,Kalimantan Barat,Seru Kocak
Pertualangan Menuju Riam Berawan.
Dokumen Pribadi
Awal perjalanan dari bukit kami merasakan biasa-biasa saja, namun semuanya tak bertahan lama, karena kami semua harus menuruni sebuah curam yang lumayan menantang jika dilalui pada musim hujan.
Cerita pengalaman traveling para Travedisi Crew ketika mengunjungi Air Terjun Riam Berawan,Dusun Melayang,Kec Seluas,Kab Bengkayang,Kalimantan Barat,Seru Kocak
Suasana curamnya turunan bukit menuju riam berawan.
Dokumen Pribadi
Terlihat abstrak susunan bebatuan yang menghiasi medan curam tersebut, namun terlihat Indah, belum lagi beberapa akar yang menjulang menghalangi kami, sungguh pertualangan yang seru dan sangat memacu adrenalin.

Disinilah kekompakan kami di uji, bersama-sama memberikan semangat, mengulurkan tangan terhadap tangan yang lainnya, menjadi aktivitas yang sulit kami lupakan hingga saat ini.

Setelah sampai di dasar curaman, kami menarik nafas syukur karena dari tempat kami berdiri, sudah tampak lekuk riam yang mempesona mata kami, yang hanya butuh beberapa menit lagi untuk sampai ke Riam.

Seperti biasa, kami kembali mendokumentasikan visual indah tersebut, dengan berfoto ria.
Cerita pengalaman traveling para Travedisi Crew ketika mengunjungi Air Terjun Riam Berawan,Dusun Melayang,Kec Seluas,Kab Bengkayang,Kalimantan Barat,Seru Kocak
Hanya Selfie Biasa, Fokus Saja Ke riamnya :)
Dokumen Pribadi
Kami tak sabar untuk segera bergegas ke Riam berawan dan menceburkan diri terhadap kolam riam yang sangat jernih itu.

Namun sebelum melakukan itu semua, kami berkumpul dahulu untuk sekedar briefing dan melakukan agenda makan sore bersama, berhubung jam sudah menunjukkan pukul 14:02 WIB, dan kelaparan yang melanda para Crew.
Cerita pengalaman traveling para Travedisi Crew ketika mengunjungi Air Terjun Riam Berawan,Dusun Melayang,Kec Seluas,Kab Bengkayang,Kalimantan Barat,Seru Kocak
Suasana Tamasya Para Travedisi CREW.
Dokumen Pribadi
Setelah sesi makan bersama tuntas kami lakukan, kami segera menceburkan diri ke dalam kolam riam tersebut.
Berikut Dokumentasi Video Travedisi Setelah Sampai di Riam Berawan:
....

Sebagai tambahan informasi, bahwa Riam Berawan atau Berawat'n merupakan salah satu air terjun riam tertinggi yang ada di kalimantan barat.

Sesuai dengan data yang sahih, ketinggiannya mencapai 75 Meter.

Kehati-hatian pengunjung sangat di perlukan ketika mengeksplore sekitar daerah Riam, selain di karenakan banyak lumut yang licin, susunan batu yang terdapat di dalam kolam tidak bisa pengunjung perkirakan dimana letak amannya?
Cerita pengalaman traveling para Travedisi Crew ketika mengunjungi Air Terjun Riam Berawan,Dusun Melayang,Kec Seluas,Kab Bengkayang,Kalimantan Barat,Seru Kocak
Hati-hati dengan batu, jika ingin melompat.
Dokumen Pribadi
Jadi sebelum melakukan lompatan ekstreme, sangat direkomendasikan untuk mengecheck terlebih dahulu letak batu yang ada di dalam kolam tersebut.

Pengunjung sangat dilarang untuk berenang di dekat jatuhan air riam, karena pusaran yang dihasilkan akan sangat membahayakan sekali bagi nyawa pengunjung, dalam artian sangat deras.
Apalagi berencana untuk melompat dari ketinggian puncak 75 meter ? 
Ide Gila !!! dan sangat tidak direkomendasikan, sesuai dengan peraturan yang berlaku, aktivitas tersebut sangat dilarang oleh pengelola setempat.

Sedangkan bagi wanita yang sedang Haid sangat tidak di perkenankan untuk mandi/berenang di area kolam, alternatif jika terdapat rombongan wanita yang sedang haid, disarankan untuk mandi di aliran sungai belakang kolam.

Untuk perihal pesona alam, Riam Berawan benar-benar memberikan kesegaran hayati bagi siapa saja yang dapat mensyukuri ciptaan Tuhan yang satu ini.

Susunan lumut di beberapa batuan menjadi ke eksotisan tersendiri, belum lagi melihat lengkungan bebatuan yang ada di sekeliling riam, tentu menambah kemegahan alam sekitar.

Intinya pesona alam Riam Berawan sangat di rekomendasikan bagi Anda yang menyukai pesona air terjun yang ada di Indonesia.

Sesuai dengan peraturan yang tertera, bahwa batas kunjungan ke Riam Berawan sampai pada jam 16:00 WIB.
Sehingga pada pukul tiga sore lewat, kami telah siap diri melakukan perjalanan pulang.

Namun sebelum pulang, seperti biasa kami yang tergabung sebagai Komunitas kecil Travedisi selalu menyanyikan Lagu Indonesia Raya, dimanapun lokasi wisata yang kami kunjungi.

Tak lupa kami melakukan doa bersama, agar selamat sampai tujuan pulang, terbukti agenda doa bersama tersebut sangat ampuh, sehingga tulisan ini pun dapat di publish sebagaimana mestinya yang telah Anda baca sekarang.
Info Tambahan: Bagi Anda yang ingin menyaksikan ulasan video mengenai aktivitas kami di Riam Berawan, saksikan di channel youtube Travedisi, jangan lupa subscribe untuk mengetahui update video selanjutnya, subscribe gratis kok :)
Suasana sunset menjadi teman kepulangan kami dalam menuju Dusun Melayang, dengan secercah kepuasan di raut wajah masing-masing dari kami, menjadi modal kebanggaan akan suasana alam yang ada di Kec seluas ini, sehingga terbesit ingin mengunjunginya sekali lagi dan melakukan camping di Bukit Berawan yang indah tersebut.

Agenda pamitan terhadap warga setempat Dusun Melayang, menjadi serangkaian penutup yang Harmonis akan tujuan kepulangan kami menuju kampung halaman Para Crew yaitu Pontianak Kota Bersinar.

Baca Juga:
- Pengalaman Traveling Ke Air Terjun Banangar - Miniatur Niagara
- Pengalaman Traveling Ke Air Terjun Dait - Memiliki 7 Tingkatan
- Kuliner Paling Ekstreme Khas Suku Kalimantan

Demikian artikel kali ini yan mengulas akan pengalaman ketika melakukan penelusuran pada Air Terjun Riam Berawan, Kec Seluas, Kab Bengkayang.
Kurang dan lebihnya mohon dimaafkan, terima kasih.

SALAM TRAVEDISER !! LAJAKAN !!

3 komentar:

  1. Wowww... perjalanan ngetripnya luar biasa, kok saya gk di ajak, hehe.. #ngarep
    Salam kenal dari Aqieb.com..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yuk mas.. ikutan gih,, ada agenda lainnya juga loh.. dijamin seru,, banyak ceweknya, hahahaha.
      thanks udah berani tersesat di blog ini :)

      Delete
  2. Oh pontianak banyak jomblo yaaaa hua hua hua
    Air terjun nya kayak curug seribu di bogor

    ReplyDelete

Setiap komentar yang masuk, akan melalui proses moderasi, oleh sebab itu berkomentarlah dengan cerdas dan sesuai akhlak yang berlaku

 
Toggle Footer